logo-black
leadership mindset

Mengembangkan Leadership Mindset melalui LEGO® SERIOUS PLAY®

Menjadi seorang leader sering kali berawal dari pertanyaan sederhana: bagaimana memahami tim dengan lebih baik, sekaligus memahami diri sendiri sebagai seorang pemimpin?

Di tempat kerja, tantangan leadership jarang sesederhana teori di dalam buku. Seorang leader mungkin tahu bahwa kolaborasi penting, tetapi tim masih bekerja dalam silo. Ada pula leader yang ingin tim lebih terbuka, tetapi meeting selalu didominasi oleh beberapa orang.

Dalam situasi seperti ini, terkadang yang dibutuhkan bukan teori baru, melainkan cara baru untuk melihat masalah.

Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah LEGO® SERIOUS PLAY® (LSP), sebuah metode experiential yang mengajak peserta berpikir, membangun, berbagi, dan melakukan refleksi melalui model LEGO®.

Ketika Tangan Ikut Berpikir

Salah satu konsep menarik dalam LSP adalah “think with your hands”. Berbeda dengan proses berpikir yang biasanya dimulai dari ide kemudian dituangkan dalam kata-kata, LSP memberikan ruang untuk membangun terlebih dahulu, lalu menjelaskan makna di balik model tersebut.

Menariknya, proses ini sering membawa peserta pada insight yang sebelumnya tidak terpikirkan.

Seorang leader, misalnya, membangun model yang menggambarkan tentang “tim ideal”. Namun saat menjelaskan modelnya, ia mungkin baru menyadari satu hal: apakah saya sedang membangun tim yang kuat, atau tim yang terlalu bergantung pada saya?

Membuka Perspektif yang Selama Ini Sulit Dibicarakan

LSP juga memberikan ruang bagi setiap orang untuk menyampaikan perspektifnya. Setiap peserta membangun model dan memiliki kesempatan untuk menjelaskan pemikirannya. Dengan begitu, perspektif yang biasanya tidak muncul dalam diskusi dapat ikut terdengar.

Bagi leader, proses ini dapat menjadi kesempatan untuk melihat bagaimana anggota tim memaknai leadership, collaboration, trust, atau bahkan tantangan yang sedang mereka hadapi.

Percakapan dapat dimulai dengan pertanyaan-pertanyaan sederhana:

  • What do we see differently?
  • What do we have in common?
  • What do we need to build together?

Karena pada akhirnya, leadership development bukan hanya tentang menambah knowledge, leader juga perlu memiliki kesempatan untuk melihat, mendengar, merefleksikan, dan mencoba cara baru dalam berinteraksi dengan tim.

Build → Share → Reflect → Act

Nilai sesungguhnya dari sebuah workshop justru terletak pada apa yang terjadi setelah wawasan-wawasan muncul.

Apa yang ingin dilakukan berbeda setelah workshop? Bagaimana leader akan membawa insight tersebut ke dalam meeting, komunikasi, atau cara bekerja bersama tim?

Leadership development bukan hanya tentang mendapatkan insight, tetapi tentang mengubah insight menjadi behavior.

Seperti membangun dengan LEGO®, leadership juga merupakan proses yang terus berkembang: build, test, adjust, and rebuild. Karena terkadang, untuk menemukan cara baru dalam memimpin, kita perlu melihat tantangan dengan cara yang berbeda terlebih dahulu.

DNE Talent menggunakan LEGO® SERIOUS PLAY® sebagai salah satu experiential learning approach untuk membantu organisasi mengembangkan leadership, collaboration, team dynamics, dan shared understanding.

Didukung oleh DNE Trainers yang certified in the LEGO® SERIOUS PLAY®, DNE siap membantu organisasi merancang pengalaman belajar yang relevan dengan tantangan leadership dan kebutuhan tim.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top