Malukah Kamu?
Dulu saya pernah ikut pelatihan wirausaha dari majalah Femina, sudah lama sekali mungkin sekitar 2009. Ada pertanyaan yang menyentil saya dan akan selalu saya ingat, tentang seorang pegawai yang ingin beralih profesi menjadi pengusaha.
Dikisahkan si karyawan melihat betapa empuknya pundi-pundi menjadi pengusaha isi ulang air minum. Pertanyaan yang menohok dari mentornya sebelum mengambil keputusan adalah “apakah kamu tidak malu untuk mengangkat galon air mineral?”. Kalau kamu bisa dan tidak malu maka itu modal besar untuk menjadi pengusaha isi ulang air minum.
Menjadi pengusaha yang terpenting itu bukan modal uang tapi modal tekad. Kecintaan (passion) kamu pada usaha kamu harus dibuktikan. Kecintaan kamu pada usaha isi ulang air minum dibuktikan dengan kemauan kamu untuk menggendongnya sebagai bagian dari pekerjaan. Dalam hati bisa saja kamu berkata “ah, kan saya punya karyawan, mereka yang akan mengangkut gallon itu”. Jika kamu masih berpikiran seperti itu, maka bisnis ini besar kemungkinan bukan passion kamu, dan kamu tidak siap mencurahkan semua energi kamu untuknya.
Seperti cinta-cintaan anak muda, kalau kamu malas-malasan memperkenalkan pacar kamu ke relasi kamu, apakah kamu yakin kamu mampu bersamanya 5 tahun kedepan? Malukah kamu?
NM
Praktisi HR dan Pemilik Usaha
