Selama pandemi covid19, tentu saja sebisa mungkin belanja kebutuhan pun dilakukan di rumah. Tidak hanya kebutuhan dasar berupa makanan, namun kebutuhan-kebutuhan lain untuk mengurangi tekanan kebosanan seperti buku, kosmetik, bahkan pakaian. Tentu saja walau di rumah ingin kelihatan rapi dan keren juga kan.
Ada beberapa usaha retail offline yang berubah menjadi online, yang sangat bagus kecepatan pengirimannya, ada yang sangat lambat, Untuk yang sangat lambat, pelanggan sampai setiap hari mulai bertanya dalam hati, “dimana pesanan saya?”. Kekecewaan makin bertambah jika tidak ada regular update tentang posisi pemesanan.
Dapat dipahami bahwa untuk sebagian retail offline mendadak menjadi online bukan hal yang mudah. Biasanya pelanggan yang mencari produk sendiri di toko dan antrian hanya terjadi di kasir. Sekarang secara online antrian sudah mulai sejak pemesanan masuk, pembayaran masuk, pencarian barang, pengepakan, pengiriman, belum lagi antrian pertanyaan dari pelanggan baik sebelum memesan, sampai pertanyaan pelanggan yang gelisah menunggu barang datang. Belum lagi karena kapasitas pekerja, sistem penyimpanan barang masih harus dirubah untuk menambah kecepatan proses pencarian barang yang jumlahnya bisa mencapai ribuan.
Berbicara antrian, dalam pembelian online faktor terpenting antara lain adalah lamanya pengiriman.
Tantangan besar yang harus segera diperbaiki agar pembeli tetap mau kembali untuk berbelanja.
Stay at home and be healthy,
DNE Team
Sumber Gambar:
mhlnews.com
supplychaindive.com
